Jeram keenam di siang hari dilihat dari atas batu granit hitam yang basah: arus berbusa mengalir ke depan, tepi palem yang sempit di seberang, dan tiga piramida hitam berpuncak emas di atas tebing laterit.

Sixth Cataract

Nahirqo dan Akinidad berdiri berpunggungan di atas batu granit di tengah jeram, masing-masing menarik busur ke arah yang berlawanan.

Siapa yang sanggup menarik busur ratu setelah ratu itu gugur di hari pertama?

Minta Kursi

OVERTURE

Di antara jeram keenam dan ketujuh, sungai menyempit menjadi jalur hijau selebar beberapa ladang, dan gurun merah naik di kedua sisinya sampai cakrawala. Di sana berdiri Ta-Seti, kerajaan pemanah yang menghitung tahun dari tinggi rendahnya air dan menguburkan ratunya di bawah piramida curam dari granit hitam.

Pada hari pertama, ratu pemanah gugur di tangga dermaga. Busurnya jatuh ke tangan Nahirqo, putrinya, yang belum sanggup menariknya sampai penuh. Dari hulu, Akinidad, saudara yang dulu dibuang, turun membawa armada berlayar hitam.

Tiga piramida granit hitam yang curam berpuncak emas, pemanah kecil berlatih memanah sasaran jerami di halaman batu.
Piramida para ratu
Tepi hijau yang sempit dengan palem, ladang, dan kincir air, lalu tebing gurun merah; dua perahu berlayar putih di sungai.
Tepi hijau selebar beberapa ladang

WIND READING

Pasir, rumput, dan layar perahu menunjukkan arah angin. Tembakan melengkung mengikutinya, jadi pemanah membaca tepi sungai sebelum membidik.

FULL DRAW

Empat busur, satu sistem tarik. Tarikan penuh lebih kuat dan lebih lambat, dan busur ratu menuntut tenaga yang belum dimiliki Nahirqo.

ARM BLADE

Jarak dekat diselesaikan dengan pisau yang terikat di lengan kanan, di sela dua tarikan.

SIX REACHES

Enam wilayah membentang sepanjang sungai. Lima jeram bisa diseberangi saat air surut dan tertutup lagi saat air naik.

Babak IBUSUR YANG TERLALU BERAT

Hari pertama dibuka dengan upacara air surut di tangga dermaga. Sebelum matahari tegak, satu tembakan dari hulu menjatuhkan ratu pemanah di depan seluruh barisan. Nahirqo mengangkat busur ibunya, dan talinya hanya mundur separuh. Babak ini berlangsung di kota sungai: dermaga, halaman piramida, dan pasar perahu. Di sana Nahirqo bertahan dengan setengah tarikan dan pisau di lengan kanannya.

Dermaga kerajaan Ta-Seti di siang hari: perahu kerajaan bersandar, iring-iringan berbaju putih membawa usungan naik tangga granit menuju piramida, pemanah berjaga di tepi.

Babak IIAIR SURUT

Lima jeram memisahkan Ta-Seti dari hulu. Saat air turun, punggung granit muncul dan menjadi jalan, lalu tenggelam lagi ketika air naik. Nahirqo menyeberang jeram demi jeram dan membaca pasir serta layar untuk tahu ke mana angin membawa setiap tembakan. Di jeram keempat, ia bertemu Akinidad untuk pertama kalinya sejak pembuangan.

Jeram saat air surut: punggung granit hitam muncul dari air pirus dangkal membentuk jalan, satu pemanah kecil berjalan di atasnya menuju menara bata di tepi seberang.
Nahirqo dari samping, menghadap ke kanan, menarik busur hitamnya.

Keduanya belajar menarik busur dari tangan yang sama.

Akinidad dari samping, menghadap ke kiri, busur pendek diturunkan dan tangan kanan terbuka.

INTERMISSION

ANGIN TIDAK MEMIHAK.

ENTR'ACTE

Jeram ketiga, siang hari. Lima sasaran tersembunyi di tepi dan di air: perahu musuh, buaya, layar, menara, dan sarang. Pasir di tepi dekat menunjukkan angin, dan tembakan melengkung mengikutinya.

Dasar sungai saat air paling surut: busur ratu yang tidak bertali tergeletak sendirian di atas batu granit kering.
Jeram lebar di siang hari dari tepi pasir: perahu musuh dengan dua pemanah, sarang di akasia mati di atas batu, menara bata di tepi seberang, perahu berlayar putih tertambat, dan buaya di gosong pasir.

Pilih sasaran untuk menembak. Atur bidikan melawan arah angin yang terlihat di pasir.

ANGIN

Pasir diam. Angin belum bergerak.

BIDIKAN

LIMA SASARAN

Setiap sasaran yang kena membuka satu catatan dari tepi sungai ini.

Kena 0 dari 5

Babak IIIHULU

Di jeram ketujuh, sungai menyempit menjadi ngarai granit dan armada berlayar hitam menunggu air turun. Akinidad memimpin dari perahu paling depan, dengan busur pendek yang dulu dibuat ibunya untuknya. Babak terakhir berlangsung di ngarai, di kemah di gumuk merah, dan di atas air yang terus berganti tinggi. Siapa yang menyeberang lebih dulu, program ini tidak menuliskannya.

Jeram ketujuh dari tebing kiri: armada perahu buluh berlayar hitam memadati ngarai granit, kemah gelap di gumuk merah tepi kanan.

MINTA KURSI

Playtest dibuka musim semi 2027. Pilih baris dan kursimu; undangan dikirim ke email yang kamu tulis saat pendaftaran dibuka.

Platform
Baris dan kursi

KREDIT PENUTUP

Halfdraw Pictures (HDP) mempersembahkan

SIXTH CATARACT

Pemeran

Nahirqo, pewaris busur Ta-Seti

Akinidad, saudara dari hulu

Ratu Ta-Seti, pada hari pertama

Dokumen

Nahirqo berjalan menjauh ke kiri dengan busur besar di punggungnya.

AKHIR PROGRAM

Akinidad berjalan menjauh ke kanan dengan jubah hitam berkibar.
Nahirqo di atas batu granit di tengah jeram, menarik busur hitamnya penuh ke arah hulu.

TRAILER SIXTH CATARACT

Buka di YouTube